
Sebelum kejadian, sekitar pukul 10.00 WIB, korban bersama keluarganya baru saja pulang dari gereja. Setelah itu, korban tidur di sofa sementara suaminya tidur di kamar depan. Anak mereka juga tidur di kamar lainnya.
Saat suaminya terbangun sekitar pukul 12.00 WIB, ia mendapati korban sudah tidak ada di tempat tidur. Setelah dilakukan pengecekan, suami korban menemukan bahwa korban jatuh ke dalam sumur, yang memang sering dijadikan tempat merambat oleh korban.
Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Syahruna, menyampaikan bahwa korban berhasil dievakuasi bersama tim gabungan yang terdiri dari TRC BPBD, Polsek, Koramil, Suroyudo, SAR Klaten, serta relawan dari Cawas. Korban ditemukan dalam kondisi sudah mengapung di dalam sumur.
“Korban ditemukan di dalam sumur yang berada di dalam rumah dalam keadaan mengapung. Kedalaman sumur sekitar 6 meter, dengan tinggi air dari permukaan sekitar 3 meter dan diameter sumur 1,5 meter,” jelas Syahruna.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menjaga keselamatan lansia di sekitar lingkungan rumah. Polisi dan pihak terkait terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian tersebut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















