Ribuan Siswa di Wamena Gelar Aksi Demo Tolak Program Makan Bergizi Gratis

Hasan juga mengingatkan bahwa mereka yang menolak bisa menyampaikan pendapatnya dengan cara yang lebih konstruktif, seperti menyatakan langsung bahwa mereka tidak membutuhkan program tersebut.

“Kalau ada orang yang bilang mereka gak perlu, mereka bisa sampaikan hal itu. Bisa bilang ‘kami ga usah dikasih’, enggak apa-apa,” ucapnya.

Pentingnya Menjaga Hak Orang Lain

Meski ada perbedaan pendapat mengenai program MBG, Hasan Nasbi menegaskan bahwa hak setiap orang untuk menerima layanan tersebut harus dihormati.

BACA JUGA :  Kenali Sejak Dini: Ini 7 Jenis Gangguan Mental yang Paling Umum Terjadi

Aksi demonstrasi, menurutnya, sebaiknya tidak menghalangi pihak-pihak yang memang membutuhkan manfaat dari program tersebut.

“Tapi kalau sampai berunjuk rasa untuk membatalkan dan menolak itu menghalangi hak-hak saudara-saudara yang lain, teman-teman yang lain, saudara-saudara dia juga untuk mendapatkan layanan makan bergizi gratis,” tambahnya.

Aksi demo di Wamena ini menjadi perhatian karena mencerminkan ketegangan antara aspirasi masyarakat dan kebijakan pemerintah.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Pantau Penyaluran MBG di SDN Babakan Madang 03

Meskipun ada penolakan terhadap program MBG, penting untuk menjaga dialog terbuka agar kebijakan-kebijakan yang diambil tetap mengedepankan kepentingan semua pihak dan tidak merugikan mereka yang membutuhkan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================