
Pada 2010, tempat ini dibongkar dan digantikan dengan Senayan Park (Spark), sebuah pusat perbelanjaan.
- Depok Fantasi Waterpark
Depok Fantasi Waterpark atau Aladin Waterpark adalah salah satu waterpark pertama yang ada di Kota Depok.
Namun, setelah pandemi COVID-19 melanda, tempat ini tutup dan tidak dibuka kembali. Bahkan, sisa bangunan waterpark ini sudah hilang, digantikan dengan kompleks perumahan.
- Wonderia Semarang
Wonderia Semarang merupakan tempat wisata yang terletak di pusat kota Semarang. Dikenal dengan berbagai wahana permainan yang seru, Wonderia Semarang sayangnya harus tutup setelah terjadi kecelakaan pada wahana balon udara yang mengakibatkan 16 orang luka-luka pada 2007. Kini, lokasi tersebut sedang direncanakan untuk diubah menjadi hutan kota.
- THR Sriwedari Solo
Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari di Solo pernah menjadi tempat yang sangat populer, terutama bagi anak-anak. Selain wahana permainan, THR Sriwedari juga sering mengadakan pementasan musik.
Namun, setelah 32 tahun beroperasi, tempat ini ditutup pada 2014. Lahan bekas THR Sriwedari kemudian diratakan dan rencananya akan dibangun masjid, meskipun proyek tersebut terhambat karena masalah status kepemilikan tanah.
- Hotel Gantung Purwakarta
Hotel Gantung Purwakarta atau Skylodge Padjadjaran Anyar sempat menjadi viral karena letaknya yang unik, menggantung di tebing dengan ketinggian 500 mdpl.
Namun, sejak pandemi COVID-19, hotel ini tidak lagi beroperasi. Meskipun begitu, pengunjung masih bisa mendaki Gunung Parang dan menikmati pemandangan alam yang menakjubkan.
Itulah sembilan tempat wisata di Indonesia yang dulu sangat terkenal namun kini tinggal kenangan.
Beberapa dari tempat ini memang meninggalkan banyak kenangan bagi para pengunjungnya, namun zaman telah berubah, dan banyak tempat wisata yang harus tutup akibat berbagai faktor, mulai dari persaingan dengan tempat wisata baru hingga dampak dari pandemi.
Apakah Anda pernah mengunjungi salah satu tempat wisata di atas?***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















