
Terkait kemungkinan adanya sanksi disiplin dari PSSI, Fariz menyatakan kesiapan klub untuk menerima konsekuensinya. “Ya pastinya sudah siap menerima sanksi, buat kita semua belajar,” tambahnya.
Kapolres Tuban, AKBP Oskar Syamsuddin, menyampaikan bahwa meskipun insiden tersebut memicu kericuhan, namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
“Kegiatan ini memang ada insiden namun masih bisa kita kendalikan dan semua aman tidak ada korban jiwa dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Pihak keamanan bersama panitia pelaksana kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kericuhan tersebut. Meskipun demikian, pertandingan yang penuh harapan untuk kedua tim berakhir dengan kekecewaan karena tindakan anarkis suporter yang merusak jalannya kompetisi.
Kericuhan ini menjadi peringatan penting tentang bagaimana perilaku suporter dapat memengaruhi jalannya pertandingan dan merugikan tim serta pihak lainnya.
Semua pihak berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan, dan suporter diharapkan bisa menjaga sportivitas serta mendukung tim dengan cara yang lebih positif.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















