
BOGORTODAY.COM – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengusulkan perubahan nama-nama jalan di Kabupaten Bogor sebagai bagian dari upaya memperkuat identitas daerah dan memperkenalkan tokoh-tokoh penting dari tingkat nasional hingga lokal. Usulan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatmika, dalam keterangannya kepada media.
Menurut Ajat, perubahan nama jalan ini merupakan inisiatif langsung dari Bupati untuk mengabadikan nama tokoh-tokoh yang berpengaruh di bidang politik dan budaya. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap sejarah serta memberikan karakter tersendiri bagi wilayah Kabupaten Bogor.
“Bapak Bupati ingin mencantumkan nama-nama tokoh politik maupun budaya di berbagai ruas jalan di Kabupaten Bogor. Ini bertujuan agar masyarakat lebih mengenal dan menghargai para tokoh yang telah berjasa bagi bangsa maupun daerah,” ungkap Ajat Kamis (20/2/2025).
Membangun Karakter Kota Lewat Nama Jalan
Ajat menambahkan bahwa perubahan ini juga dimaksudkan untuk membangun karakter dan identitas kota melalui penamaan jalan. Dengan menggunakan nama-nama pahlawan dan tokoh berpengaruh, diharapkan masyarakat lebih memahami sejarah serta memiliki kebanggaan terhadap daerahnya.
“Penamaan ulang ini merupakan salah satu cara membangun karakter kota. Nama-nama yang dipilih nantinya adalah tokoh-tokoh yang sudah dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun lokal,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa perubahan nama jalan ini akan dilakukan secara bertahap, dengan memprioritaskan kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Bogor sebagai langkah awal. Penentuan nama jalan akan mempertimbangkan aspek sejarah, budaya, serta relevansi dengan perkembangan daerah.
Penerapan Multibahasa dalam Penamaan Jalan
Selain perubahan nama, Ajat juga mengungkapkan bahwa Bupati berencana menerapkan sistem penamaan jalan dalam tiga bahasa, yakni bahasa Indonesia, Sunda, dan Inggris. Langkah ini bertujuan untuk mempermudah akses bagi masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Bogor.
“Skala prioritasnya akan dimulai dari kota, dengan penerapan tiga bahasa: Indonesia, Sunda, dan Inggris. Meskipun keinginan awalnya mencakup seluruh Kabupaten Bogor, nantinya akan ada skala prioritas yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan daerah,” tambahnya.
Rencana perubahan nama jalan ini masih dalam tahap perencanaan dan akan melibatkan berbagai pihak, termasuk sejarawan, budayawan, serta tokoh masyarakat untuk memastikan bahwa nama-nama yang dipilih benar-benar memiliki nilai sejarah dan identitas yang kuat. Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan mengadakan sosialisasi agar masyarakat dapat menerima perubahan ini dengan baik.
Usulan perubahan nama jalan ini menjadi bagian dari visi Bupati dalam memperkuat citra Kabupaten Bogor sebagai daerah yang kaya akan sejarah dan budaya. Dengan adanya langkah ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mengenal daerah mereka secara geografis, tetapi juga memahami kisah dan perjuangan para tokoh yang namanya diabadikan dalam penamaan jalan. ***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















