
Dalam upaya pencegahannya, Dinkes Kabupaten Bogor bekerja sama dengan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) untuk melakukan pemeriksaan dimulai sekolah – sekolah.
“Begitu ada yang sakit, kita rujuk untuk tes ulang di diagnosa gula darahnya melebihi 200 dan ditata laksana oleh Puskemas,” ungkapnya.
Rohjayanti juga meminta kepada masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat dengan makan yang teratur dan melakukan olahraga selama 30 menit paling sedikitnya, untuk memecahkan gula darah yang ada di dalam tubuh.
“Jadi masyarakat harus melakukan prinsip (CERDIK), Cek Kesehatan Berkala, Enyahkan Asap Rokok, Rajin Aktifitas Fisik, Diet dengan Kalori Seimbang, Istirahat Cukup dan Kelola Stress.” tutupnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















