
“Kata dia lagi-lagi, dia akan menerima konsekuensi apapun, dan pihak sekolah menyetujui cuma itu baru omongan saja, berkas skorsing tambahan belum kami terima lagi,” ungkapnya.
Alfath menjelaskan, dalam menuntut sanksi kepada pelaku, pihaknya juga telah mempertimbangkan sanksi yang dinginkan, mengingat pelaku saat ini sedang duduk di kelas sembilan. Pihak korban tak ingin pelaku dikeluarkan dari sekolah.
“Agar pelaku juga tetap bisa menyelesaikan pendidikan formalnya,” tutupnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















