BOGORTODAY.COM – Warga Klaten, Jawa Tengah, digegerkan dengan dua kasus pencurian dan penipuan sepeda motor yang terjadi dalam dua hari berturut-turut.
Kedua kejadian ini melibatkan modus yang berbeda, namun keduanya sama-sama berhasil membuat korban kehilangan sepeda motor mereka.
Pencurian Sepeda Motor di Desa Glagahwangi
Pada Kamis, 20 Februari 2025, sebuah sepeda motor Honda Beat 2021 warna hitam dengan nomor polisi DA 4166 ZAO hilang dicuri di Desa Glagahwangi, Kecamatan Polanharjo.
Sepeda motor tersebut milik Tegar (19), seorang warga setempat, yang mengungkapkan bahwa motor itu diparkir di garasi rumah temannya.
Tegar menjelaskan, sepeda motor itu diparkir sekitar pukul 21.00 WIB di garasi yang tidak berpintu atau berjendela, sehingga tidak ada kerusakan pada rumah saat kejadian.
“Jam 00.00 motor sudah tidak ada, padahal garasi berada di dekat Pasar Glagahwangi belakang kios potong rambut,” ungkap Tegar.
Tegar juga menyebutkan bahwa motor tersebut biasa diparkir di garasi itu setiap hari, dan daerah tersebut dikenal relatif aman.
“Tak kira juga mungkin sudah diincar soale setiap hari parkir di situ. Mungkin yang punya setelah dari pergi ditaruh disitu, mau dimasukkan motor e udah ndak ada,” tambahnya.
Tegar juga memberi ciri-ciri motor yang hilang, yaitu rem kiri bengkok dan slebor depan retak. Kejadian ini telah dilaporkan ke Polsek Polanharjo, dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Motor Ojek Dicuri dengan Modus Penipuan
Kejadian kedua terjadi pada Jumat, 21 Februari 2025, saat sebuah sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi AD 3115 DIC milik tukang ojek, Lik Kimik, juga hilang dicuri.
Saat itu, korban sedang melayani penumpang di sekitar Stasiun Klaten dan diminta untuk mengantar ke Klaten Town Square. Setelah itu, korban diajak makan oleh penumpang yang ternyata adalah pelaku penipuan.
Saat makan, pelaku meminjam kunci motor korban dengan alasan untuk mengambil sesuatu, dan kemudian menukar kunci motor dengan kunci lain. Pelaku kemudian beralasan pergi ke belakang dan langsung melarikan diri membawa motor tersebut.
Saudara korban, Harno (40), mengungkapkan kejadian tersebut, “Pas waktu makan, kunci motor dipinjam sebentar terus dituker dengan kunci lainnya. Si penipu langsung pergi beralasan ke belakang terus kabur.”
Kasus pencurian sepeda motor di Desa Glagahwangi sempat viral setelah diunggah di akun Facebook INFO SEPUTAR CEPER. Sementara itu, kejadian di Klaten kota juga menjadi perhatian publik setelah dibagikan melalui akun Facebook ISK Info Seputar Klaten.
Respon Kepolisian
Kanit Reskrim Polsek Klaten Kota, Ipda Asep Rustanto, menyatakan bahwa pihaknya telah mengetahui kejadian tersebut. Namun, menurut Asep, kasus pencurian motor milik tukang ojek di Klaten kota belum dilaporkan secara resmi.
Sementara itu, Kapolsek Polanharjo, AKP Abdillah, membenarkan bahwa kasus pencurian sepeda motor di Desa Glagahwangi sudah dilaporkan dan sedang dalam proses penyelidikan.
Masyarakat dihimbau untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi pencurian dan penipuan dengan modus serupa.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















