Pelatih Basket Tak Berlisensi, SMPS Mardi Waluya Pecat Usai Insiden Pemukulan

BOGORTODAY. COMPelatih basket SMPS Mardi Waluya, yang anak didiknya terlibat dalam insiden pemukulan dalam pertandingan basket ternyata tidak memiliki lisensi resmi

Kepala Sekolah SMPS Mardi Waluya, Rina Astuti menyampaikan bahwa pihaknya mengakui pelatih basket tersebut disiapkan hanya untuk ajang turnamen pada saat itu

“Itu memang tidak berlisensi karena kondisi kekosongan yang ada di sekolah, kemudian sebagai bentuk persiapan turnamen,” ujarnya. Senin (24/2/2025)

BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

Namun, Rina juga menegaskan bahwa pihaknya telah memberhentikan pelatih basket SMPS Mardi Waluya yang mendampingi pada saat pertandingan di Kota Bogor itu.

“Kami juga memberikan sanksi berupa pemberhentian pelatih basket yang terlibat langsung dalam kejadian tersebut,” ucap dia

Menurutnya, pelatih juga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik pada saat pertandingan.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

“Kami percaya pelatih memiliki peran penting dalam membentuk mental dan karakter siswa di luar maupun di dalam lapangan,” ungkapnya.

Selain itu, Rina juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan siswa yang terlibat dalam insiden tersebut. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================