SMPS Mardi Waluya Skorsing Siswa Pelaku Pemukulan di Pertandingan Basket

BOGORTODAY. COMSMPS Mardi Waluya resmi memenuhi tuntutan orang tua siswa korban pemukulan dalam pertandingan basket di Kota Bogor pada Senin (17/2/2025) lalu. Keputusan ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar, Senin (24/2/2025).

Kepala Sekolah SMPS Mardi Waluya, Rina Astuti, menyatakan bahwa pihaknya telah menjatuhkan sanksi skorsing selama 30 hari kepada pelaku. Selain itu, siswa tersebut juga dikeluarkan secara permanen dari tim basket sekolah.

BACA JUGA :  6 Kondisi Rambut yang Bisa Menjadi Sinyal Masalah Kesehatan Tubuh

“Sanksi yang diberikan adalah skorsing selama 30 hari dengan teguran keras. Pelaku juga tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler basket selama masih menjadi peserta didik di SMP Mardi Waluya,” ujar Rina.

Selama masa skorsing, pihak sekolah memastikan pelaku mengikuti program pembinaan karakter yang mencakup pelatihan emosional, psikologis, dan pembinaan lebih mendalam.

BACA JUGA :  Vertu AlphaFold Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Premium dengan AI Asisten Pribadi Seharga Rp 110 Juta

Rina juga mengimbau orang tua pelaku untuk bekerja sama dengan sekolah dan psikolog dalam membantu anak mengelola emosi dengan lebih baik.

“Kami berkomitmen untuk berkoordinasi secara intensif dengan pihak keluarga agar hasil pembinaan dapat diterapkan secara optimal,” tutupnya. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================