
BOGORTODAY.COM – Pengamat kebijakan publik, Yusfitriadi, mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor untuk menetapkan ukuran kinerja bagi kepala desa (kades).
Menurutnya, ukuran kinerja diperlukan agar fasilitas operasional yang diberikan Pemda tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi, seperti touring menggunakan motor dinas.
“Kalau tidak ada ukuran kinerja, untuk apa fasilitas diberikan? Saya pikir harus dibuat dulu kerangka acuan yang jelas,” ujarnya, Kamis (27/2/2025).
Selain itu, Yusfitriadi juga meminta Pemda mulai mendorong desa menjadi mandiri dengan menggali potensi daerahnya sendiri.
“Bupati, Wakil Bupati, dan anggota legislatif harus mulai mendorong desa mandiri dan berdaya agar mampu berkembang dengan potensi yang dimiliki,” katanya.
Ia menambahkan bahwa upaya tersebut harus didukung oleh semangat pemerintah desa dalam membangun daerah secara mandiri.
“Jika kepala desa tidak memiliki semangat untuk menggali potensi desa dan mendorong efisiensi, lalu untuk apa menjabat sebagai kepala desa?” pungkasnya.***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















