STOP KEKERASAN PELAJAR

Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati & Aktivis Pendidikan)

PENULIS sebagai pemerhati dan aktivis pendidikan sangat prihatin dan miris dengan kejadian pemukulan yang terjadi pada pertandingan SMPN 1 Bogor melawan SMP Mardi Waluyo Cibinong Kabupaten Bogor di SDH Basketball Cup di Kota Bogor pada Senin (17/2).

Video kekerasan Reynard Cedric Sudirja pelajar SMP Mardi Waluyo terhadap pemain lawan tersebut viral sehingga menjadi perhatian publik.

BACA JUGA :  Indonesia Kehilangan Dua Wakil di Hari Kedua Indonesia Open 2026, Jepang Terlalu Tangguh

Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP PERBASI) menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas dan disiplin dalam setiap kegiatan olahraga bola basket.

Setelah melakukan rapat tertutup selama hampir satu jam di Indonesia Arena minggu sore (23/2), federasi bola basket Indonesia itu menjatuhkan hukuman skorsing atau larangan bermain basket selama dua tahun kepada Reynard Cedric Sudirja.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Hukuman DPP PERBASI ini lebih berat dari hasil pemeriksaan yang dilakukan PERBASI Kota Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Dalam putusannya, Reynard mendapatkan hukuman berupa skorsing atau larangan bermain basket selama satu tahun dalam seluruh pertandingan yang diselenggarakan oleh PERBASI Kota Bogor.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================