
Puasa, tapi masih bohong, puasa tapi masih suka menyontek, puasa tapi masih suka ngerumpi, puasa tapi masih suka pacaran, puasa tapi masih menipu, puasa tapi masih suka ngembat uang rakyat alias mega korupsi, yaitu korupsi trilyunan rupiah.
Level ke 2 yaitu puasa istimewa adalah puasa selain menjaga perut dan syahwat, juga menjaga telinga, mata, lisan, tangan dan kaki serta anggota tubuh yang lain dari perbuatan dosa. Puasa level ini mutunya sudah benar dan bagus sesuai dengan syariat Islam.
Puasa juga rajin shalat berjamaah di masjid, puasa tambah dermawan, puasa tetap produktif saat bekerja, puasa tambah rajin membaca Al Qur’an dan puasa tetap istiqomah melakukan amal soleh. Puasa level ini biasanya dilakukan oleh orang-orang shalih.
Level ke 3 yaitu puasa yang paling istimewa adalah puasa yang menjaga hati dari perasaan tercela dan pemikiran duniawi yang kotor, menjaga hati dari semua perkara selain Allah Yang Maha Luhur dan Maha Agung.
Puasa ini menjauhi perkara-perkara duniawi yang tidak ada hubungannya dengan akhirat. Puasa ini dilakukan para nabi dan auliya’. Al-ulama’ (orang-orang yang berilmu) yang mengamalkan ilmunya itu, mereka adalah auliya’.”
Kemudian pertanyaannya, kita termasuk level yang mana, hanya diri kita yang bisa menjawabnya. Jayalah Indonesiaku.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















