Jaro Ade Tinjau Jembatan Rawayan, DPRD Kabupaten Bogor Siap Fasilitasi Perbaikan

BOGORTODAY.COM – Ketua Komisi III DPRD kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom mendampingi Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi melakukan peninjauan langsung ke jembatan rawayan yang terletak di Kampung Tonjong, Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Senin (3/3/2025).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan keadaan jembatan yang kini viral disebut sirotol mustakim itu masih bisa digunakan sementara oleh masyarakat.

Merespon adanya video viral tersebut, Ketua Komisi III DPRD kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom mengakui dengan adanya kondisi rapuh pada plat baja dibagian jembatan penghubung Kampung Tonjong dan Kantalarang ini membahayakan bagi penggunanya.

Aan Triana juga menyebutkan bahwa pihaknya sebagai Ketua Komisi III DPRD kabupaten Bogor siap melakukan penganggaran lebih lanjut terkait perbaikan jembatan rawayan.

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

“Kalau diperlukan pembangunan kembali kami sebagai komisi III siap membangunya lagi hingga melakukan penganggaran untuk jembatan rawayan ini,”kata Aan Triana Al Muharom di saat meninjau lokasi.

Akan tetapi kata dia, sebagai syarat mutlak dirinya meminta pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor turut melakukan pengkajian lebih matang terhadap perencanaanya.

“Sebagai syarat mutlak agar pembangunan jembatan tidak sia-sia hanya diserap anggaranya, dinas Pupr pun tolong harus mengkaji ulang terkait perencanaanya, baik dari sisi pengguna jembatan dan struktur jembatan,”ucapnya.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

Politikus Golkar ini juga mengimbau dengan kondisi rawayan yang terbilang sudah rapuh tersebut, masyarakat yang melintas diharapkan selalu berhati-hati apalagi ditambah dengan musim penghujan.

“Sementara waktu karena kondisinya memang seperti itu kita menekankan masyarakat yang melintas jembatan ini untuk hati-hati, waspadai jika cuaca hujan karena bisa membuat struktur jembatan licin,”pungkasnya.

Diketahui jembatan gantung dengan panjang sekitar 100 meter ini merupakan akses alternatif menghubungkan dua wilayah, yakni Kampung Tonjong Desa Karehkel Kecamatan Leuwiliang dan Kampung Kantalarang Desa Luewibatu Kecamatan Rumpin.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================