Timun Suri: Mitos atau Fakta Manfaatnya Saat Berbuka Puasa?

Timun suri

BOGORTODAY.COM – Timun suri adalah salah satu makanan yang identik dengan bulan puasa. Biasanya, timun suri disajikan sebagai menu berbuka puasa, seringkali dicampur dengan sirup dan buah lainnya.

Banyak orang yang mengklaim bahwa mengonsumsi timun suri dapat mengatasi berbagai kondisi, seperti dehidrasi dan bahkan mengurangi gejala penyakit asam lambung. Namun, benarkah klaim-klaim tersebut?

Dokter spesialis penyakit dalam, dr Mario Budi Purwanegara T, Sp.PD KGEH, dalam wawancara menyebutkan bahwa hingga saat ini, klaim timun suri bisa mencegah dehidrasi belum berlandaskan bukti ilmiah yang kuat.

Artinya, tidak ada riset atau kajian yang mendukung bahwa mengonsumsi timun suri dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.

“Kalau kita sebagai seorang ilmuwan, kalau belum ada penelitian, kita masih bilang ragu-ragu. Tetapi kalau sudah ada penelitian, barulah kita bisa mengatakan itu bisa membantu. Kalau belum ada, itu hanya katanya saja, awamnya saja. Kita tetap berpijak pada hal ilmiah,” jelas dr Mario, Rabu (13/3/2024).

BACA JUGA :  Manfaat Chili Oil untuk Kesehatan, Lebih dari Sekadar Bumbu Pedas Favorit

Meski begitu, dr Mario mengakui bahwa ada kemungkinan seseorang merasakan efek positif dari mengonsumsi timun suri karena sugesti pribadi, atau efek plasebo, yang dirasakan oleh tubuh karena keyakinan orang tersebut.

Di sisi lain, dr Amanda Pitarini Utari, SpPD-KGEH, pakar pencernaan, menjelaskan bahwa timun suri memang merupakan sumber nutrisi yang baik karena mengandung vitamin, kalium, dan mikronutrien yang dibutuhkan tubuh.

Namun, ia juga meragukan klaim yang menyebutkan timun suri atau blewah secara khusus dapat meredakan keluhan asam lambung. Hingga saat ini, menurut dr Amanda, belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim tersebut.

BACA JUGA :  Batu Ginjal Tak Selalu Karena Kurang Minum, Ini Penyebab yang Perlu Diwaspadai

“Buah-buahan biasanya mengandung vitamin dan mikronutrien yang baik untuk hidrasi. Tapi untuk meredakan asam lambung, saya belum pernah baca bukti ilmiahnya,” tambah dr Amanda.

Dengan demikian, meskipun timun suri memang baik untuk hidrasi tubuh, terutama saat berbuka puasa, klaim mengenai manfaat khususnya dalam mengatasi dehidrasi atau masalah asam lambung perlu dibuktikan lebih lanjut melalui penelitian ilmiah yang lebih mendalam.

Sebagai konsumen, penting untuk tetap berpijak pada fakta medis dan ilmiah saat memutuskan untuk mengonsumsi makanan tertentu.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================