BOGORTODAY.COM – Saat berpuasa, kita tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga diuji untuk menjaga perilaku dan sikap kita agar puasa tetap bernilai di sisi Allah SWT.
Puasa yang hanya sebatas menahan lapar dan haus, tanpa menjaga amal perbuatan, bisa mengurangi bahkan menghilangkan pahala yang seharusnya didapat.
Rasulullah SAW bersabda, “Berapa banyak orang yang berpuasa, tetapi tidak mendapatkan apa-apa kecuali rasa lapar.” (HR. Ibnu Majah).
Hadis ini mengingatkan kita bahwa menjaga diri dari dosa sangat penting agar puasa kita benar-benar memberikan pahala yang maksimal.
Apa saja perbuatan yang bisa mengurangi pahala puasa? Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan agar puasa kita tetap sempurna dan bernilai tinggi di sisi Allah.
- Melewatkan Sahur
Sahur merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dan mengandung banyak berkah. Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya makan sahur adalah barokah yang Allah berikan pada kalian, maka janganlah kalian tinggalkan.” (HR. An-Nasa’i).
Meskipun puasa tetap sah tanpa sahur, meninggalkannya berarti kehilangan keberkahan yang dapat mempermudah kita menjalani puasa.
Bahkan, sahur yang dilakukan meskipun hanya dengan seteguk air dapat memberi energi dan keberkahan sepanjang hari.
- Tidur Sepanjang Hari
Tidur selama berpuasa memang bisa dianggap sebagai ibadah, sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Tidurnya orang yang berpuasa adalah ibadah.” (HR. Baihaqi).
Namun, ini bukan berarti kita dianjurkan tidur sepanjang hari. Puasa seharusnya menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan amalan baik lainnya.
Tidur sepanjang hari berarti melewatkan banyak kesempatan untuk memperoleh pahala dari perbuatan baik, seperti berzikir, membaca Al-Quran, atau membantu orang lain.
- Bergunjing (Ghibah)
Bergunjing atau membicarakan keburukan orang lain adalah dosa besar yang dapat menghilangkan pahala puasa. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda, “Menggunjing adalah dosa yang lebih buruk dari berzina.” (HR. Thabrani).
Puasa tidak hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari dosa lisan seperti ghibah, berdusta, atau namimah.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















