Erupsi Gunung Marapi Mengeluarkan Material Vulkanis, Masyarakat Sekitar Cemas

BOGORTODAY.COM Gunung Marapi yang terletak di perbatasan Kabupaten Tanah Datar dan Agam, Sumatera Barat, mengalami erupsi hebat pada Jumat dini hari, 7 Maret 2025, sekitar pukul 02.45 WIB.

Letusan ini mengeluarkan material vulkanis panas berwarna merah, disertai dengan suara dentuman keras yang membuat warga sekitar kaki gunung merasa cemas dan khawatir.

Salah seorang warga Nagari Batu Palano, Habil (34), menggambarkan suasana yang mencekam selama erupsi.

“Ya, tadi malam seperti mau copot kuda-kuda rumah ini, api juga terlihat dari puncak,” ujarnya dengan rasa cemas.

Letusan yang begitu kuat menyebabkan masyarakat terkejut dan segera berusaha mengamankan diri.

BACA JUGA :  NOC Indonesia Pelajari Sistem Pembinaan Olahraga Amerika Serikat untuk Perkuat Prestasi Nasional

Pos Pengamat Gunung Api Marapi di Belakang Balok, Kota Bukittinggi, melaporkan bahwa erupsi terjadi pada pukul 02.45 WIB dengan tinggi kolom abu yang teramati mencapai 1.500 meter atau 1,5 kilometer.

Kolom abu yang berwarna kelabu terlihat sangat tebal dan condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.7 mm dan durasi 2 menit 4 detik.

Teguh Purnomo, petugas Pengamat Gunung Api Marapi, mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati radius 3 kilometer dari puncak Gunung Marapi, mengingat potensi erupsi lebih lanjut yang bisa terjadi kapan saja.

BACA JUGA :  Jendral Raden Said Soekanto, Kisah Kapolri Pertama Asal Jasinga Bogor

Dia juga menyarankan warga yang berada di sekitar daerah terdampak abu vulkanis untuk memakai kacamata dan masker penutup hidung dan mulut guna mengurangi paparan abu yang berbahaya bagi kesehatan.

Pihak berwenang terus memantau aktivitas vulkanik Gunung Marapi dan memberikan peringatan dini untuk mencegah terjadinya korban jiwa.

Warga di sekitar kaki gunung diminta untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk dari pihak berwenang agar terhindar dari bahaya yang lebih besar.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================