
Pablo Oliveira menjadi pemain pertama yang mencetak gol penyama kedudukan untuk Arema, diikuti oleh Luan yang mencetak gol kedua untuk Singo Edan.
Di menit-menit terakhir pertandingan, Muhammad Ferrari dari Persija justru mencetak gol bunuh diri yang menambah penderitaan tim tuan rumah.
Hasil akhir 1-3 untuk kemenangan Arema membuat Persija gagal merapatkan jaraknya dengan Persebaya Surabaya, yang berada di posisi 3 klasemen Liga 1. Saat ini, Persija Jakarta masih tertahan di peringkat 4 dengan 43 poin dari 26 laga. Sementara itu, Arema FC naik ke posisi 7 dengan 36 poin.
Analisis dan Dampak
Meski kekalahan ini mengecewakan bagi Persija, gol spektakuler Rizky Ridho memberikan hiburan tersendiri bagi para pendukung tim Macan Kemayoran. Namun, hasil ini tetap mempengaruhi perburuan posisi di papan atas klasemen.
Persija harus meningkatkan performa mereka agar dapat tetap bersaing untuk mendapatkan tiket menuju Asia dan mengejar posisi lebih tinggi di akhir musim.
Di sisi lain, kemenangan bagi Arema membawa mereka semakin mendekati zona atas klasemen, memberikan mereka motivasi untuk terus meraih hasil positif di laga-laga berikutnya.
Rizky Ridho berhasil mencatatkan namanya dalam sejarah Liga 1 dengan gol spektakuler dari hampir setengah lapangan, tetapi sayangnya, gol tersebut tidak mampu mencegah kekalahan Persija Jakarta dari Arema FC.
Arema bangkit setelah tertinggal, dan hasil 1-3 membuat mereka melangkah maju di klasemen, sementara Persija harus berusaha lebih keras dalam melanjutkan perjalanan musim ini.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















