
Hingga demikian, Puncaknya, pelanggaran ini terlihat kembali publik seketika mengguncang wilayah Kecamatan Cisarua pada 3 Maret 2025 lalu, dan juga membuat kegeraman semua pihak termasuk Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hingga berujung pada pembongkaran.
Meski terlambat, Samsul Hidayat mengaku sangat mengapresiasi langkah ketegesan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi soal dilakukanya pembongkaran salah satu destinasi wisata baru yang dikelola oleh PT Jaswita.
Menurutnya, berdirinya wisata di lahan hijau diatas 15.000 meter persegi itu menjadi salah satu penyebab bencana banjir dan longsor yang menimpa warga Kecamatan Cisarua.
“Kita tetap memberikan apresiasi terhadap Dedi Mulyadi terkait pembongkaran lahan-lahan yang melanggar izin di Puncak Bogor, ini merupakan ketegasan seorang Gubernur,”kata dia.
Dengan latar belakang seorang aktivis yang peduli terhadap lingkungan, Samsul Hidayat yang juga politikus senior dari Partai Golkar ini mendorong normalisasi lahan di wilayah Puncak Bogor untuk menghindari bencana yang pernah terjadi.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















