
Namun, diduga pengemudi dan penumpangnya, Misnanto (55 tahun), tidak mendengar peringatan tersebut. AKP Andreas menambahkan, ada seorang saksi yang bernama Pak Anto, yang sedang berjualan di dekat rel, sempat berteriak untuk mengingatkan pengendara mengenai kedatangan kereta.
Sayangnya, karena pintu mobil tertutup, pengemudi tidak mendengar peringatan tersebut dan tetap melaju, sehingga kecelakaan pun tidak dapat dihindari.
Setelah kejadian, jenazah Misnanto segera dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit. Sementara itu, Heriyanto yang mengalami luka parah masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit terdekat.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini. Pengemudi dan penumpang tersebut menjadi korban kecelakaan yang sangat mengerikan akibat kelalaian mendengarkan peringatan dan kurangnya waktu untuk menghindari tabrakan dengan kereta api.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















