Kecelakaan Maut di Pelintasan Sebidang Dusun Sendeng, Blitar: Mobil Tertabrak Kereta Api

BOGORTODAY.COM Kecelakaan tragis terjadi di pelintasan sebidang Dusun Sendeng, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Senin (10/3/2025) sore. Sebuah mobil berwarna putih mengalami kerusakan parah setelah ditabrak oleh kereta api.

Peristiwa ini mengakibatkan seorang penumpang tewas, sementara pengemudinya menderita luka parah dan dilarikan ke rumah sakit.

Kejadian berawal ketika mobil yang dikemudikan oleh Heriyanto (54 tahun) melaju dari arah utara menuju selatan, diduga hendak berputar arah.

Namun, mobil tersebut tidak cukup waktu untuk menghindari kereta api yang tengah melintas. Benturan keras antara mobil dan Kereta Api (KA) Singasari menyebabkan mobil terpental sejauh tujuh meter dari titik tabrakan.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

Menurut keterangan Kasat Lantas Polres Blitar Kota, AKP Andreas Andang Wastiyono, pengemudi sempat mendapatkan peringatan bahwa kereta api akan melintas.

Namun, diduga pengemudi dan penumpangnya, Misnanto (55 tahun), tidak mendengar peringatan tersebut. AKP Andreas menambahkan, ada seorang saksi yang bernama Pak Anto, yang sedang berjualan di dekat rel, sempat berteriak untuk mengingatkan pengendara mengenai kedatangan kereta.

Sayangnya, karena pintu mobil tertutup, pengemudi tidak mendengar peringatan tersebut dan tetap melaju, sehingga kecelakaan pun tidak dapat dihindari.

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

Setelah kejadian, jenazah Misnanto segera dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit. Sementara itu, Heriyanto yang mengalami luka parah masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit terdekat.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan ini. Pengemudi dan penumpang tersebut menjadi korban kecelakaan yang sangat mengerikan akibat kelalaian mendengarkan peringatan dan kurangnya waktu untuk menghindari tabrakan dengan kereta api.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================