
Katanya, proyek pemasangan jembatan ini dijadwalkan untuk selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama, berkat kerja keras dari TNI yang terus bekerja tanpa henti.
“Kami akan terus memantau progres ini. Tentunya, pemasangan jembatan ini bukan sekadar solusi sementara, tetapi cukup kuat untuk mendukung pergerakan masyarakat dalam jangka waktu yang lama. Kedepannya, kami akan melihat lebih lanjut apakah jembatan ini akan dipertahankan atau digantikan dengan struktur permanen,” tambah Suharyanto.
Lebih lanjut Kepala BNPB menyatakan bahwa, pembangunan jembatan ini juga mendapat perhatian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), yang telah memberikan persetujuan terkait desain dan pemasangannya.
“Kami terus memastikan bahwa semua elemen yang terlibat, termasuk pihak BUMN yang memproduksi jembatan ini, dapat berkoordinasi dengan baik sehingga pemasangan dan fungsionalitas jembatan dapat berjalan dengan maksimal,” tutup Bupati Rudy Susmanto.
Selain jembatan Hankam, pihak terkait juga mempersiapkan penanganan untuk tiga titik lainnya yang terdampak banjir di wilayah Jabodetabek, yang saat ini tengah diperbaiki oleh TNI.
“Pemasangan jembatan bailey ini diharapkan dapat segera meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat, memulihkan kehidupan normal pascabencana, dan mempercepat upaya pemulihan daerah terdampak,” tandasnya.
Hadir dalam acara ini yakni Danrem 061/Suryakencana Brigjen TNI Faisol Izzudin, serta Dandim 0621/Kabupaten Bogor dan Kalak BPBD Kabupaten Bogor. (* / Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















