
Untuk itu, Pertamina memastikan kesiapan 117 terminal BBM, 43 terminal LPG, serta 72 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di seluruh Indonesia.
“Stok BBM dan LPG kami pastikan dalam kondisi normal dan siap untuk mendukung kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri. Kami juga telah melakukan build-up stock di beberapa lokasi utama serta daerah-daerah terpencil,” terang Ega.
Proyeksi Kenaikan Permintaan BBM dan LPG
Ega juga memaparkan proyeksi peningkatan permintaan beberapa jenis bahan bakar selama periode Ramadan dan Idulfitri.
Diperkirakan, permintaan LPG akan mengalami kenaikan sebesar 6,6%, minyak tanah naik 3,5%, serta pertamax dan pertamax turbo masing-masing diperkirakan naik 16,9% dan 15%.
Sementara itu, untuk jenis bahan bakar lain, seperti Dexlite, diperkirakan mengalami penurunan sebesar 4,6%, sedangkan avtur diperkirakan akan mengalami kenaikan 5,6%.
“Masyarakat dapat memastikan pasokan BBM dan LPG tersedia dengan cukup dan dalam kualitas terbaik, sesuai standar yang berlaku,” tambah Ega.
Penutupan dan Harapan
Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah diperkirakan jatuh pada 31 Maret 2025. Dengan adanya penurunan harga tiket Pelita Air dan jaminan ketersediaan pasokan bahan bakar yang cukup, diharapkan masyarakat dapat menjalani mudik Lebaran dengan lancar dan nyaman.
Baik Pertamina maupun Pelita Air telah berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, sehingga perjalanan mudik menjadi lebih mudah dan terjangkau.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















