BOGORTODAY.COM – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di ruas jalan nasional Trenggalek-Tulungagung, tepatnya di Desa Ngetal, Kecamatan Pogalan, Trenggalek, pada Selasa (11/3/2025) sekitar pukul 14.45 WIB.
Mobil rombongan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Trenggalek menabrak sepeda motor, mengakibatkan dua pengendara motor meninggal dunia.
Kasat Lantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno, mengungkapkan bahwa kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan: Toyota Innova bernomor polisi AG 1817 ZP yang dikemudikan oleh Nur Rizal Dani Saputro, serta sepeda motor Honda Vario AG 3695 PAF yang dikendarai berboncengan oleh Ponidi (50) dan Martini (56), warga Desa Sambigede, Binangun, Kabupaten Blitar.
“Kedua korban pengendara sepeda motor asal Blitar meninggal dunia di lokasi kejadian,” kata Agus dalam keterangannya.
Insiden bermula ketika Toyota Innova, yang membawa lima penumpang, termasuk Plt Kepala Dinsos P3A Trenggalek Christina Ambarwati, bergerak dari arah timur menuju Trenggalek Kota. Sesampainya di lokasi kejadian, mobil tiba-tiba oleng ke kanan.
Pada saat yang bersamaan, sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Ponidi dan Martini melaju dari arah berlawanan. Keduanya akhirnya bertabrakan, dan kedua korban sepeda motor terjatuh ke aspal, mengalami luka serius.
“Korban Ponidi dan Martini akhirnya meninggal dunia akibat luka berat yang diderita,” jelas Agus.
Polisi bersama tim medis langsung mengevakuasi kedua korban ke RSUD dr. Soedomo, Trenggalek, untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.
Agus Prayitno menambahkan bahwa hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa kecelakaan disebabkan oleh pengemudi Toyota Innova yang diduga mengantuk.
“Dari pemeriksaan saksi dan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan ini disebabkan oleh faktor human error, karena pengemudi mengantuk,” imbuhnya.
Pihak kepolisian kini menangani kasus ini di Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Trenggalek. Dalam kesempatan tersebut, Agus juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan beristirahat jika merasa mengantuk demi menghindari kejadian serupa.
“Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban. Kami mengimbau kepada pengguna jalan untuk selalu beristirahat terlebih dahulu jika merasa mengantuk. Jangan sampai kejadian ini terulang kembali,” tutupnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















