Ratusan Rumah dan Hektare Sawah Terendam Banjir di Desa Pulau Kayu Aro, Muarojambi

BOGORTODAY.COM Banjir melanda Desa Pulau Kayu Aro, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, Jambi, pada Selasa (11/3/2025), mengakibatkan ratusan rumah dan lahan pertanian terendam air.

Penyebab utama bencana ini adalah meluapnya debit Sungai Batanghari yang tak mampu menampung curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Menurut data yang dihimpun dari pihak setempat, sedikitnya 380 rumah warga dan 198 hektare lahan pertanian di desa ini terendam banjir.

Selain itu, banjir juga merendam jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Pulau Kayu Aro dengan daerah lain.

Jalan tersebut mengalami kerusakan cukup parah dan hampir putus akibat terendam air. Sejumlah kendaraan yang nekat mencoba melintasi banjir mengalami mogok di tengah jalan.

BACA JUGA :  Nyeri Haid: Kenali yang Normal dan Waspadai yang Berbahaya

Salah seorang warga, Fadil, mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya, banjir sangat mengganggu aktivitas sehari-hari warga.

“Ini jalan kabupaten yang terendam banjir. Ini jalan utama, warga mau ke pasar, mau beraktivitas setiap harinya lewat sini,” kata Fadil dengan nada kesal.

Bagi warga yang bergantung pada jalan ini untuk keperluan sehari-hari, kondisi ini tentu menjadi hambatan besar.

Sekretaris Desa Pulau Kayu Aro, Ricky Arista, mengonfirmasi dampak banjir tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebanyak 380 rumah dan hampir 200 hektare sawah terendam, serta kondisi ini masih dapat berlanjut mengingat curah hujan yang masih cukup tinggi. “Potensi banjir masih ada karena hujan masih terus turun,” ujar Ricky.

BACA JUGA :  Kenapa Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Ricky juga mengimbau kepada warga untuk tidak bermain di sekitar aliran Sungai Batanghari yang airnya cukup deras, mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. Ke depan, ia berharap upaya mitigasi dan penanganan bencana dapat lebih ditingkatkan agar kejadian serupa bisa diminimalisir.

Dengan kondisi banjir yang terus mengancam, warga Desa Pulau Kayu Aro berharap ada perhatian lebih dari pemerintah untuk segera memberikan bantuan dan melakukan perbaikan terhadap infrastruktur yang rusak, terutama jalan kabupaten yang vital bagi aktivitas mereka.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================