Atap Bangunan Pasar Jatibarang Brebes Ambruk, Lapak Pedagang Tertimpa, Diduga Akibat Konstruksi Kayu yang Lapuk

Atap Bangunan Pasar Jatibarang Brebes Ambruk, Lapak Pedagang Tertimpa, Diduga Akibat Konstruksi Kayu yang Lapuk

BOGORTODAY.COM – Atap bangunan pasar di Kecamatan Jatibarang, Brebes, Jawa Tengah, ambruk dan menimpa sejumlah lapak pedagang pada Kamis (13/3/2025) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Kejadian ini diduga disebabkan oleh konstruksi bangunan yang terbuat dari kayu sudah lapuk termakan usia, khususnya di blok sisi barat pasar.

Kepala Pasar Jatibarang, Muritno, membenarkan insiden tersebut dan menjelaskan bahwa seluruh konstruksi bangunan di blok barat memang menggunakan bahan kayu.

“Ambruk sore tadi. Blok barat itu memang semuanya dari kayu,” ungkap Muritno saat dihubungi Kamis malam.

Menurutnya, kerusakan tersebut murni akibat kayu konstruksi yang sudah keropos. Sebelum kejadian, Muritno mengungkapkan bahwa pihaknya sudah merencanakan untuk mengganti salah satu tiang kayu utama yang sudah sangat lapuk.

BACA JUGA :  Telinga Berdenging atau Tinnitus: Kenali Penyebab dan Gejalanya

“Bukan karena hujan atau angin. Memang sudah sangat keropos kayu tiang utamanya. Sebelum kejadian, malah sudah mau mengganti dengan kayu yang baru,” lanjutnya.

Pasar Jatibarang, terutama blok barat, memang sudah dalam kondisi memprihatinkan. Selain kayu yang sudah lapuk, bagian lain seperti talang air juga banyak yang bocor.

Muritno juga menjelaskan bahwa pasar blok tersebut dibangun pada tahun 2004 dan hingga saat ini belum pernah dilakukan perbaikan besar. “Kalau tidak salah, dibangun tahun 2004. Sampai sekarang belum pernah perbaikan,” tuturnya.

Akibat ambruknya atap tersebut, sejumlah lapak pedagang dilaporkan terdampak. Meskipun begitu, hingga saat ini jumlah pasti pedagang yang terdampak masih dalam proses asesmen.

BACA JUGA :  Resep Capcay Goreng Udang ala Restoran, Lezat dan Bergizi

Beruntung, tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa ini karena pasar saat kejadian dalam kondisi relatif sepi.

“Yang jelas ada lapak yang terkena. Cuma masih dihitung jumlahnya. Saat ini masih mencari solusi untuk menampung pedagang yang terkena dampak,” pungkas Muritno.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pemeliharaan dan perbaikan infrastruktur pasar yang sudah tua, guna memastikan keselamatan pedagang dan pengunjung.

Pihak pasar dan pemerintah setempat diharapkan segera mengambil langkah-langkah untuk melakukan perbaikan dan memberi solusi bagi para pedagang yang terdampak.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================