Nycta Gina Ceritakan Pengalaman Mengasuh Anak dengan Speech Delay dan Cara Unik Mengatasi Tantangan

Nycta Gina Ceritakan Pengalaman Mengasuh Anak dengan Speech Delay dan Cara Unik Mengatasi Tantangan

BOGORTODAY.COM – Sebagai seorang ibu dari dua anak, Nycta Gina memiliki cara tersendiri dalam mengasuh buah hatinya.

Pengalamannya sebagai ibu dari Panutan Adhya Semesta Trinycta (Uta) yang lahir pada 2 Mei 2016, sempat menghadapi tantangan besar terkait perkembangan bicara anaknya, yang dikenal dengan istilah speech delay.

Speech Delay dan Tantangan Pertama Kali Jadi Ibu

Speech delay adalah kondisi ketika anak mengalami keterlambatan dalam perkembangan bicara dan bahasanya.

Dalam kasus Uta, kondisi ini sempat membuat Nycta Gina merasa cemas dan khawatir. Tidak hanya itu, Uta juga mengalami keterlambatan dalam motorik kasar dan halus, yang mempengaruhi aktivitas sehari-harinya.

ta yang awalnya sulit untuk duduk diam dan memiliki masalah dalam fokus, menjalani terapi motorik kasar dan halus sebagai bagian dari proses perkembangan.

BACA JUGA :  SPMB 2026 Kabupaten Bogor Resmi Dibuka, Simak Jadwal Lengkapnya

Nycta Gina mengenang momen-momen tersebut dengan perasaan campur aduk. “Anak pertama saya speech delay, di motorik kasar dan halus kurang banget. Sempat terapi, salah satunya dengan main LEGO. Karena kan tadinya nggak bisa duduk diam, nah salah satu permainan yang bisa buat Uta duduk diam, lewat pemainan LEGO ini,” cerita Nycta Gina saat ditemui di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, pada Kamis (13/3/2025).

Terapi Lewat LEGO: Mengembangkan Imajinasi dan Keterampilan Motorik

Lewat permainan LEGO yang sederhana namun efektif, Uta mulai belajar duduk diam, berimajinasi, dan berpikir. Awalnya, terapi ini dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, yaitu menyusun satu per satu bricks LEGO.

BACA JUGA :  7 Cara Menghadapi Orang Toksik Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental

Namun seiring berjalannya waktu, Uta mulai menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam berpikir dan berimajinasi.

“Dulu saya cuma lihatin saja, makin gede makin kritis ya. Mulai makin sulit, akhirnya aku merasa wah seru juga ya yang sedikit-sedikit bisa bikin ini itu. Bangun rumah atau istana lumayan sulit ya,” ujar Nycta Gina.

Dari yang awalnya sebuah terapi yang terasa sulit, kini Uta sudah mahir bermain LEGO dan menunjukkan perkembangan yang luar biasa.

Keterampilan berbicara, bersosialisasi, dan motorik Uta semakin sempurna seiring berjalannya waktu. Ini tentu menjadi pencapaian yang sangat membanggakan bagi Nycta Gina sebagai orang tua.

Sistem Voucher dan Pembelajaran Bermain yang Menyenangkan

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================