
BOGORTODAY.COM – Puluhan sepeda motor dan mobil mengalami mogok massal setelah mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax di SPBU 24-373-29 Sungai Misang, Kabupaten Merangin, Jambi, pada Kamis (13/3/2025).
Diduga, bensin yang disuplai di SPBU tersebut tercampur dengan air, yang menyebabkan kendaraan-kendaraan tersebut mogok setelah pengisian.
Para pemilik kendaraan yang terdampak langsung mendatangi SPBU untuk meminta pertanggungjawaban terkait kerusakan yang terjadi pada kendaraan mereka.
Salah seorang warga Merangin, Joni, mengungkapkan bahwa sepeda motornya mogok setelah mengisi bensin di SPBU tersebut.
“Setelah dibuka, ternyata bensinnya bercampur air. Ini sudah saya buktikan dengan cara mengeluarkan BBM dari tangki motor,” katanya.
Joni mengaku sangat terkejut karena motornya tiba-tiba mogok setelah mengisi bensin. “Baru isi bensin sekitar 10 meter, motor tiba-tiba mati.
Padahal, baru isi bensin, aki juga baru,” ujarnya. Dia pun menuntut agar pihak SPBU bertanggung jawab, karena banyak pengendara yang harus membawa kendaraannya ke bengkel dengan biaya sendiri.
Kejadian ini pun menarik perhatian banyak pengendara lain yang mengalami masalah serupa. Mereka merasa dirugikan dan meminta agar pihak SPBU memberikan klarifikasi serta ganti rugi atas kerusakan kendaraan mereka.
Terkait dengan dugaan pencampuran air dalam bensin, pihak berwenang, termasuk Polres Merangin, segera turun tangan untuk menyelidiki kasus ini.
Petugas Polres Merangin langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti dari kejadian mogok massal ini.
Pihak SPBU juga diharapkan memberikan penjelasan terkait masalah tersebut. Pihak berwajib mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan pengisian BBM dan melaporkan jika menemukan kecurangan atau penyimpangan dalam kualitas bahan bakar.
Kasus dugaan bensin tercampur air ini kini tengah ditangani oleh pihak kepolisian dan diharapkan bisa segera menemukan solusi yang adil bagi para pengendara yang terdampak.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















