
Maelah diketahui tinggal sendirian di rumah tersebut, meskipun sesekali keponakan dan cucunya datang mengunjunginya.
Sayangnya, pada saat kejadian, korban sedang tidur seorang diri sehingga tidak ada yang bisa menyelamatkannya. “Biasanya kalau malam Minggu, (cucunya) tidur di sini,” ujar Hariri mengenang kebiasaan korban.
Proses Identifikasi dan Pemakaman
Tim Inafis dari Polres Bangkalan segera melakukan identifikasi terhadap jasad Maelah sebelum akhirnya dievakuasi dengan kantong jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebuh Bangkalan.
Berdasarkan permintaan keluarga, jenazah Maelah tidak diautopsi dan langsung dibawa pulang untuk dimakamkan.
Jenazah Maelah akhirnya dimakamkan di permakaman desa setempat setelah prosesi di rumah sakit.
Kehilangan ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar yang merasa terpukul atas tragedi yang menimpa korban.
Kebakaran ini menjadi pengingat penting akan bahaya penggunaan lampu minyak di rumah yang tidak memiliki sambungan listrik.
Masyarakat diharapkan lebih waspada dan berhati-hati dalam menggunakan penerangan alternatif, terutama pada malam hari, guna menghindari kejadian serupa di masa depan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















