Banjir Bandang Terjang 7 Desa di Kabupaten Bojonegoro, Seorang Warga Tewas

Banjir Surut Setelah Beberapa Jam

Agus Purnomo menyampaikan bahwa kondisi banjir mulai surut setelah sekitar tiga jam. “Untuk saat ini air sudah surut, banjir berlangsung pada pukul 21.00 WIB,” ujarnya.

Meski demikian, dampak dari banjir ini cukup besar, terutama bagi warga yang rumahnya terendam dan harus menanggung kerugian material akibat bencana tersebut.

Penyebab Banjir dan Upaya Pemulihan

Banjir di wilayah selatan Bojonegoro ini bukanlah yang pertama kali terjadi pada musim hujan tahun ini. Kondisi tersebut diduga kuat disebabkan oleh kerusakan hutan atau alih fungsi lahan yang mengganggu sistem penyerapan air tanah, memperburuk potensi banjir di daerah tersebut.

BACA JUGA :  7 Cara Menghadapi Orang Toksik Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental

Menanggapi masalah ini, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, telah melakukan pertemuan dengan Direktur Utama Perhutani di Jakarta untuk mencari solusi yang tepat terkait kerusakan lingkungan yang semakin memperburuk risiko bencana alam seperti banjir.

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

Pemulihan pasca-banjir kini tengah dilakukan oleh BPBD Bojonegoro, bersama dengan instansi terkait. Tim evakuasi terus membantu warga yang terdampak dan memberikan bantuan untuk mengatasi kerugian yang dialami.

Diharapkan, kedepannya, upaya konservasi lingkungan dan penataan tata kelola hutan dapat mengurangi potensi bencana serupa di masa mendatang.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================