BOGORTODAY.COM – Sebuah peristiwa tragis terjadi di Desa Segerang, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, pada Minggu (16/3/2025).
Sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpa dua rumah, menghancurkan bangunan tersebut serta mengakibatkan seorang penghuni tewas.
Kepala Desa Segerang, Andi Rohmat, mengungkapkan bahwa insiden ini terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut pada Sabtu sore (15/3/2025).
“Pas kejadian itu memang kondisi cuaca sedang buruk. Tiba-tiba pohon kelapa di depan rumah korban ini tumbang menimpa dua rumah hingga salah satunya rusak parah,” ujar Andi.
Korban Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan
Dua rumah yang terdampak tersebut mengalami kerusakan signifikan, dengan salah satunya rusak parah akibat tertimpa pohon kelapa yang tumbang. Salah satu penghuni rumah, yang bernama Fatih (60), tewas akibat tertimpa reruntuhan bangunan yang roboh saat pohon kelapa jatuh.
Andi Rohmat menjelaskan bahwa saat kejadian, Fatih sedang beristirahat di dapur rumahnya, menunggu waktu berbuka puasa.
“Korban saat itu berada di dapur beristirahat sambil menantikan buka puasa. Tiba-tiba, tertimpa pohon kelapa yang merobohkan rumahnya,” ungkapnya dengan sedih.
Pencarian dan Penanganan Pasca Kejadian
Setelah kejadian tersebut, warga sekitar segera memberikan pertolongan. Tim penyelamat dan aparat desa turut dikerahkan untuk membantu mengevakuasi korban dan memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak. Meskipun upaya evakuasi dilakukan dengan cepat, nyawa Fatih tidak dapat diselamatkan.
Pihak berwenang bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat kini tengah melakukan penanganan lebih lanjut terkait kerusakan yang terjadi.
Sementara itu, warga setempat berupaya memberikan dukungan kepada keluarga korban dan warga yang rumahnya terdampak.
Peringatan Warga Terhadap Bahaya Cuaca Ekstrem
Peristiwa ini juga menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, seperti hujan deras disertai angin kencang yang bisa menyebabkan bencana alam, termasuk pohon tumbang.
Kepala Desa Segerang mengimbau warganya untuk lebih berhati-hati dan siap menghadapi kemungkinan bencana serupa, terutama saat cuaca buruk melanda.
Pemerintah desa, bersama instansi terkait, juga terus melakukan pemantauan kondisi cuaca untuk meminimalisir potensi bencana alam yang bisa menimpa warga, serta memastikan penanganan cepat terhadap setiap kejadian yang terjadi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















