Serangan Udara Israel Kembali Guncang Jalur Gaza, Lebih dari 200 Warga Palestina Tewas

Serangan Udara Israel Kembali Guncang Jalur Gaza, Lebih dari 200 Warga Palestina Tewas

BOGORTODAY.COM Serangan udara yang dilancarkan oleh Israel ke Jalur Gaza pada Selasa (18/3/2025) dini hari menewaskan lebih dari 200 warga Palestina, termasuk bayi dan anak-anak.

Berdasarkan laporan dari Kantor Media Pemerintah Gaza yang dikutip oleh Al Jazeera, serangan ini telah menimbulkan korban jiwa yang signifikan, dan jumlahnya masih bisa terus bertambah.

Serangan dimulai sekitar pukul 02.30 waktu lokal dan menyebar ke sejumlah wilayah di penjuru Gaza. Ahmed Abu Rizq, seorang guru dan saksi mata yang tinggal di Gaza, menggambarkan situasi mencekam saat serangan itu dimulai.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Bupati Bogor Tegaskan Pentingnya Persatuan dan Kebhinekaan

“Kami terbangun dalam ketakutan, mendengar serangan Israel di mana-mana di Gaza,” ujar Abu Rizq. Ia menambahkan, “Anak-anak kami ketakutan, kami menerima banyak telepon dari kerabat untuk memastikan keadaan satu sama lain. Ambulans mulai berlalu-lalang.”

Lebih lanjut, Abu Rizq menceritakan bahwa keluarga-keluarga mulai berdatangan ke rumah sakit dengan membawa “sisa-sisa jasad anak mereka”.

Serangan yang terjadi disertai dengan suara ledakan dari jet tempur dan drone Israel yang terbang rendah di atas Gaza. “Kami benar-benar, benar-benar ketakutan,” tambahnya.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

Gelombang serangan ini terjadi saat sistem kesehatan Gaza sudah runtuh, membuat korban tewas semakin sulit ditangani.

“Jika Anda sekarang berada di salah satu rumah sakit di Gaza, Anda akan melihat darah di mana-mana,” kata Abu Rizq.

Serangan ini merupakan yang terbesar sejak gencatan senjata dengan Hamas pada 19 Januari lalu. Militer Israel mengklaim bahwa serangan ini menyasar sejumlah target milisi Hamas, yang dianggap sebagai kelompok teroris.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================