Serangan Udara Israel Kembali Guncang Jalur Gaza, Lebih dari 200 Warga Palestina Tewas

“Di bawah arahan eselon politik, militer dan Shin Bet tengah melancarkan serangan ke target-target teroris Hamas di seluruh penjuru Jalur Gaza,” ujar militer Israel dalam sebuah pernyataan.

Selain itu, serangan ini berlangsung di tengah ketegangan yang meningkat antara Israel dan Hamas setelah negosiasi gencatan senjata tahap dua gagal.

Laporan dari Reuters menyebutkan bahwa saksi mata di Gaza mendengar rentetan ledakan dan melihat serangan udara Israel yang berlangsung di beberapa lokasi.

BACA JUGA :  Kebiasaan Orang Tua yang Tanpa Disadari Dapat Menurunkan Rasa Percaya Diri Anak

Pemerintah Israel juga dikabarkan telah memberitahukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebelum meluncurkan serangan tersebut.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menegaskan bahwa Hamas dan kelompok-kelompok lain yang dianggap teroris, termasuk Houthi dan Hizbullah, akan menghadapi konsekuensi dari tindakan mereka.

“Seperti yang telah ditegaskan Presiden Trump, Hamas, Houthi, Iran, dan semua pihak yang berupaya meneror tidak hanya Israel tetapi juga AS akan menghadapi konsekuensi, dan kekacauan besar akan terjadi,” ujar Leavitt kepada Fox News.

BACA JUGA :  Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Gagal Masuk Amerika Serikat, FIFA Tak Bisa Campur Tangan

Dengan situasi yang semakin memanas, banyak pihak yang mengkhawatirkan eskalasi lebih lanjut dari konflik ini dan dampaknya terhadap warga sipil di Gaza.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================