
Hal senada disampaikan Danlanud Atang Senjaya (ATS), Marsma TNI Andy F. Picaulima, yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia berharap semangat kebersamaan ini bisa menjadi contoh positif bagi masyarakat.
“Kita tidak melihat perbedaan agama, tapi bersama-sama bertekad untuk melakukan hal-hal positif,” ujarnya.
Sementara itu, Romo Mikael Endro Susanto, Vikaris Episkopal Kemasyarakatan Keuskupan Bogor, menilai kegiatan ini sebagai wujud konkret toleransi dan persaudaraan antarumat beragama.
“Buka puasa bersama ini adalah bentuk keteladanan bagaimana membangun toleransi. Anak-anak yatim bukan hanya tanggung jawab kelompok agama tertentu, tapi menjadi tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pembagian bingkisan untuk para peserta. Vihara Dhanagun berharap acara ini terus berlanjut dan menjadi jembatan kebersamaan antarumat di Kota Bogor.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















