BIA 2025 Resmi Dimulai, Wakil Wali Kota Bogor Ajak Masyarakat Berinovasi

Sementara itu, Kepala Bapperida Kota Bogor, Rudy Mashudi, menjelaskan bahwa BIA 2025 berlandaskan pada tiga aspek utama dalam membangun ekosistem inovasi, yaitu regulasi, kelembagaan, dan aktor.

Regulasi menjadi dasar hukum bagi pemerintah daerah untuk menghadirkan inovasi, sementara kelembagaan memberikan wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan ide-ide kreatif.

“Kami ingin menciptakan inovasi yang tidak hanya dimiliki oleh Pemkot, tetapi juga oleh semua pihak. Oleh karena itu, kompetisi ini terbuka bagi siswa SMP dan SMA, perguruan tinggi, komunitas masyarakat, lembaga penelitian, hingga ASN. Harapannya, inovasi yang dihasilkan dapat memberikan manfaat nyata di bidang ekonomi, sosial, maupun lingkungan,” jelas Rudy.

BACA JUGA :  Wardatina Mawa Ingin Perceraian Segera Tuntas, Tegaskan Keputusan Sudah Bulat

Antusiasme terhadap BIA terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika sebelumnya jumlah peserta hanya mencapai 50 orang, dalam tiga tahun terakhir jumlahnya terus bertambah hingga mencapai 200 peserta.

Tahun ini, Pemkot Bogor menargetkan partisipasi yang lebih luas, termasuk dari wilayah sekitar Bogor, terutama di Jawa Barat.

BACA JUGA :  Ilmuwan Ungkap Afrika Berpotensi Terbelah, Retakan Raksasa Bisa Picu Samudra Baru

Selain itu, inovasi yang dihasilkan dari BIA 2025 tidak hanya berhenti pada tahap kompetisi. Bapperida telah bekerja sama dengan Lembaga Kawasan Sains dan Teknologi (LKST) IPB untuk menginkubasi dan mengembangkan inovasi terbaik.

Sepuluh inovasi terbaik dari kategori pelajar akan mendapatkan pendampingan khusus agar terus berkembang.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================