BOGORTODAY.COM – Sebuah ogoh-ogoh yang sedang dipersiapkan untuk perayaan Hari Raya Nyepi di Jalan Kartini, Banjar Wangaya Kelod, Denpasar, Bali, terbakar pada Minggu (23/3/2025) pukul 16.00 Wita. Kebakaran ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar, diperkirakan sekitar Rp 35-40 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Denpasar, I Made Tirana, mengungkapkan bahwa kebakaran berawal dari percikan api yang berasal dari mesin las yang digunakan untuk memperbaiki struktur ogoh-ogoh.
“Api berawal dari percikan api dari mesin las saat memperbaiki struktur ogoh-ogoh,” ujar Tirana.
Tirana menambahkan, kebakaran ini juga berdampak pada sebuah mobil yang berada di dekat lokasi kejadian.
Beruntung, pengemudi mobil tersebut tidak berada di tempat saat kebakaran terjadi, sehingga mobil tersebut sulit untuk dipindahkan sebelum api melalapnya.
Petugas pemadam kebakaran segera merespons laporan kebakaran yang diterima dari warga setempat, Anak Agung Putu Sudarma Putra.
Mobil pemadam kebakaran dari pos induk dan pos cokro segera diterjunkan ke lokasi untuk menangani musibah tersebut.
“Kami membutuhkan waktu lima menit sudah di TKP. Lalu, penanganan 15 menit dan pendinginan 10 menit. Kondisi saat ini sudah aman,” jelas Tirana.
Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, petugas memastikan bahwa situasi telah aman dan tidak ada api yang masih membakar.
Meskipun kebakaran ini berhasil dipadamkan dengan cepat, kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp 35-40 juta, mencakup kerusakan ogoh-ogoh dan mobil yang terkena dampak kebakaran.
Kepolisian dan petugas terkait akan melanjutkan penyelidikan untuk memastikan apakah kebakaran ini sepenuhnya disebabkan oleh percikan api dari mesin las atau ada faktor lain yang turut mempengaruhi.
amun, bagi warga dan pelaksana persiapan ogoh-ogoh, insiden ini menjadi peringatan untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan yang dapat memicu kebakaran.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















