Bocah 6 Tahun Menghilang di Sragen, Pencarian Dilakukan Secara Intensif

Bocah 6 Tahun Menghilang di Sragen, Pencarian Dilakukan Secara Intensif

BOGORTODAY.COM – Seorang bocah berusia 6 tahun yang memiliki kebutuhan khusus, AR, dilaporkan menghilang dari rumahnya di Dukuh Ngasinan, Desa Gebang, Kecamatan Masaran, Sragen, pada Senin (24/3/2025) sore.

Kehilangan AR membuat warga dan pihak berwenang di sekitar lokasi segera melakukan pencarian intensif.

Kepala Desa Gebang, Jumanto, mengungkapkan bahwa orang tua AR melaporkan kehilangannya pada sore hari setelah anak tersebut tidak dapat ditemukan di rumah. Pencarian awal dilakukan oleh keluarga dan masyarakat sekitar, namun hasilnya belum membuahkan hasil.

“Korban sempat dilaporkan terseret arus drainase, karena menghilang saat hujan deras. Namun, pencarian yang dilakukan kemarin belum menemukan jejak korban,” jelas Jumanto saat dihubungi media pada Selasa (25/3/2025).

Jumanto menjelaskan bahwa AR keluar rumah sekitar pukul 15.00 WIB, mengenakan kaus putih bermotif Marvel dan celana kolor pendek warna cokelat.

BACA JUGA :  7 Ciri Seseorang yang Memiliki Kesan Berkelas Tanpa Harus Mewah

Dia menyebutkan bahwa AR sempat membuka pintu dengan memaksa sebelum akhirnya keluar rumah tanpa sepengetahuan orang tuanya.

“Anaknya kecil, saat keluar rumah memakai kaus putih motif Marvel, celana kolor pendek cokelat. Kejadian itu sekitar jam 3 sore pas hujan deras. Anak itu ngodek-ngodek (membuka paksa) pintu rumah dan keluar tanpa ada yang tahu,” ujar Jumanto.

Pencarian AR dilakukan oleh relawan dan tim SAR, yang juga menyisir area aliran sungai dan parit karena sempat ada laporan bahwa AR terseret arus.

“Sore kemarin dicari ke mana-mana, sampai ke aliran sungai juga, karena ada yang menyampaikan laka air terseret ke parit. Tapi lokasi rumah itu jauh dari aliran sungai,” tambah Jumanto.

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

Hingga saat ini, AR belum ditemukan, dan pencarian masih terus berlanjut. Jumanto menambahkan bahwa petugas terus memantau perkembangan situasi ini.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sragen, Giyanto, menyampaikan bahwa pencarian akan dilanjutkan hari ini dengan melibatkan tim yang lebih besar.

“Rencana hari ini akan dicari melalui air, darat, dan udara (menggunakan Drone),” kata Giyanto melalui pesan WhatsApp.

Pencarian AR ini terus menjadi perhatian masyarakat setempat, dan semua pihak berharap agar anak tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================