
Wakil Direktur RSUD Kediri, Binti Ratna Khomsiyatin, mengonfirmasi kondisi korban yang kini dalam perawatan intensif.
“Anton mengalami luka bakar 68 persen di bagian wajah, kaki, dan dada. Selain itu, ia juga mengalami gangguan pendengaran akibat kerasnya ledakan petasan. Namun, kondisinya kini sudah sadar dan perlahan membaik,” ucap Binti.
Kejadian ini mengingatkan akan bahaya yang dapat timbul dari pembuatan dan penggunaan petasan secara tidak hati-hati.
Petugas kepolisian dan pihak berwenang menghimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan mematuhi peraturan terkait penggunaan petasan, terutama menjelang perayaan besar seperti Idul Fitri.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















