BOGORTODAY.COM – Stroke merupakan kondisi medis darurat yang dapat terjadi secara mendadak. Penanganan yang cepat dan tepat menjadi faktor utama dalam pengobatan dan pemulihan stroke.
Pasien stroke harus mendapatkan penanganan dalam kurun waktu 4,5 jam pertama atau yang dikenal sebagai golden period untuk meningkatkan peluang kesembuhan dan mengurangi risiko kerusakan otak yang lebih luas.
Siloam Hospitals Bogor menjadi salah satu rumah sakit yang telah tersertifikasi sebagai Stroke Ready Hospital. Dengan tim medis yang siaga 24 jam dan fasilitas lengkap, rumah sakit ini siap memberikan penanganan komprehensif bagi pasien stroke, mulai dari pengobatan awal hingga rehabilitasi medis guna memastikan pasien dapat kembali ke aktivitas normal.
Seiring perkembangan teknologi kesehatan, kini terdapat teknik Digital Subtraction Angiography (DSA) yang dapat digunakan untuk diagnosis dan terapi stroke. DSA adalah prosedur diagnostik semi-invasif yang digunakan untuk mendeteksi penyumbatan, pendarahan, atau kelainan pembuluh darah otak.
“Teknik DSA dapat diterapkan sebagai tindakan kuratif bagi pasien stroke sumbatan yang baru terjadi serta stroke pendarahan akibat pecahnya pembuluh darah abnormal yang rapuh,” tutur dr. Ricky C. Kohar, Sp.N, FINA, dokter spesialis neurologi intervensi di Siloam Hospitals Bogor, Kamis (27/3/2025).
Prosedur tersebut dilakukan dengan membuat sayatan kecil di pangkal paha atau pembuluh darah tangan, kemudian kateter dimasukkan menuju lokasi yang dicurigai mengalami kelainan.
Menurutnya, pemeriksaan dengan DSA umumnya memerlukan waktu 30 menit hingga 1 jam dengan pasien dalam kondisi sadar dan hanya mendapatkan bius lokal di bawah pengawasan dokter.
Meski tergolong minim risiko, tindakan ini tidak disarankan bagi pasien dengan penurunan fungsi ginjal dan hipersensitivitas terhadap media kontras yang mengandung iodium.
Teknik DSA dapat membantu mengevaluasi stroke serta mencegah serangan kedua pada pasien. Selain itu, dokter menyarankan penderita stroke untuk rutin melakukan kontrol medis, menjaga pola hidup sehat, mengelola stres, dan menghindari faktor pemicu lainnya.
Masyarakat diimbau untuk segera membawa pasien ke rumah sakit yang siap menangani stroke jika menemukan gejala stroke mendadak. Penanganan dalam golden period menjadi kunci utama untuk meningkatkan peluang pemulihan maksimal. ***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















