BOGORTODAY.COM – Seorang wanita warga Kelurahan Candisari, Semarang, bernama Wigi Supriyati (45), tewas setelah tertabrak Kereta Api Ciremai rute Surabaya-Jakarta di rel kereta kawasan Stasiun Jerakah, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, pada Rabu (26/3/2025) sekitar pukul 08.15 WIB. Saat kejadian, korban sedang jogging di tengah rel kereta api.
Kapolsek Tugu, Kompol Fajar, menjelaskan bahwa peristiwa tragis tersebut bermula ketika korban terlihat oleh relawan penjaga perlintasan kereta api sedang berlari di tengah lintasan.
“Relawan penjaga perlintasan kereta api melihat korban jogging di tengah lintasan. Melihat itu, saksi meneriaki korban agar menepi karena kereta akan lewat,” ungkap Fajar.
Mendengar teriakan relawan, korban langsung berusaha menepi untuk menghindari kereta api yang akan melintas. Namun, naas, korban terpeleset dan jatuh ke jalur rel.
“Korban terpeleset dan terjatuh, kemudian tertemper oleh kereta api Ciremai Surabaya-Jakarta 171 yang saat bersamaan sedang melintas,” lanjut Fajar. Akibatnya, korban meninggal dunia dengan luka serius di bagian kepala.
Setelah kejadian, saksi segera melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas PT KAI bagian wesel, yang kemudian menghubungi pihak kepolisian.
Tim dari Polsek Tugu dan Inafis Polrestabes Semarang segera tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) dr. Kariadi Semarang untuk dilakukan autopsi.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyatakan bahwa masinis kereta api telah membunyikan klakson sebagai peringatan saat mendekati lokasi kejadian.
“Masinis KA nomor 171 Ciremai sudah membunyikan klakson lokomotifnya, tetapi yang bersangkutan tidak mengindahkan peringatan tersebut, sehingga terjadi temperan,” jelas Franoto.
Meskipun kecelakaan tersebut mengakibatkan korban jiwa, tidak ada keterlambatan pada jadwal kereta akibat insiden ini. Franoto juga menyampaikan rasa prihatin atas kejadian tersebut dan mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati di sekitar jalur kereta api.
“Kami mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di jalur KA karena sangat membahayakan perjalanan KA dan diri sendiri,” pungkasnya.
Kecelakaan ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur kereta api, mengingat potensi bahaya yang sangat besar dan dampaknya yang bisa berujung pada tragedi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















