
BOGORTODAY.COM – Kebakaran hutan besar yang melanda wilayah Provinsi Gyeongsang Utara, Korea Selatan, sejak pekan lalu telah menelan korban jiwa.
Hingga laporan terkini, jumlah korban tewas tercatat sebanyak 28 orang, sementara 32 orang lainnya mengalami luka-luka. Kebakaran ini telah menyebabkan kerusakan yang sangat besar dan menjadi salah satu bencana terburuk yang pernah dialami oleh Korea Selatan.
Menurut data pemerintah Korea Selatan, lebih dari 38 ribu hektar hutan terbakar akibat kobaran api yang meluas. Selain korban jiwa dan luka-luka, bencana ini juga memaksa lebih dari 37.000 orang untuk mengungsi dari tempat tinggal mereka.
Sebagian besar pengungsi berasal dari wilayah Uiseong dan Andong di Provinsi Gyeongsang Utara, yang mencatat hampir 30.000 orang mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Respons Pemerintah dan Penanganan Bencana
Pemerintah Korea Selatan telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk memadamkan kebakaran dan memberikan bantuan kepada korban.
Pj Presiden Korea Selatan, Han Duck-soo, menginstruksikan Pj Menteri Dalam Negeri, Ko Ki-dong, untuk tinggal di lokasi kejadian dan memastikan bantuan diberikan kepada korban hingga api berhasil dipadamkan.
Han Duck-soo menyatakan keprihatinannya mengenai tingginya jumlah korban dari kalangan warga lanjut usia, termasuk pasien yang berada di rumah sakit perawatan.
“Sangat mengkhawatirkan bahwa banyak korban adalah warga lanjut usia, termasuk pasien di rumah sakit perawatan,” ujar Han, seperti dilaporkan oleh Yonhap.
Kecepatan Penyebaran Api dan Upaya Pemadaman
Api yang berkobar sejak pekan lalu bergerak dengan kecepatan tinggi, mencapai 8 km per jam. Kebakaran ini dimulai di Kabupaten Uiseong, sekitar 180 km dari Seoul, dan dengan cepat menyebar ke arah timur laut, mencapai wilayah pesisir Laut Timur.
Pihak berwenang telah mengerahkan helikopter, truk pemadam kebakaran, serta ribuan personel pemadam kebakaran untuk mengatasi kobaran api yang terus meluas.
Sementara itu, kebakaran di Ulju, salah satu wilayah yang terkena dampak besar, berhasil dipadamkan pada hari keenam setelah kebakaran dimulai. Perintah evakuasi untuk penduduk Ulju telah dicabut, tetapi dampak dari kebakaran tersebut masih terasa di wilayah sekitarnya.
Kebakaran Terburuk dalam Sejarah Korea Selatan
Kebakaran hutan ini menjadi yang terburuk yang pernah terjadi di Korea Selatan. Sebelumnya, negara ini pernah mengalami kebakaran besar di wilayah pantai timur pada tahun 2000.
Namun, lahan yang terbakar saat itu tidak seluas kebakaran yang terjadi di Gyeongsang Utara, yang mencatatkan 23.794 hektar lahan terbakar.
Kebakaran di tahun 2025 ini telah melampaui jumlah tersebut dan menjadi bencana alam yang mencatatkan kerugian yang sangat besar, baik secara materiil maupun dalam hal korban jiwa.
Meskipun kebakaran belum sepenuhnya padam, upaya pemadaman terus dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk militer, untuk mengurangi dampak kebakaran dan membantu proses pemulihan.
Pemulihan daerah-daerah yang terdampak kebakaran diperkirakan akan memakan waktu lama, mengingat luasnya area yang terbakar dan kerusakan yang ditimbulkan.
Pemerintah Korea Selatan diperkirakan akan terus berupaya untuk mengurangi dampak lebih lanjut dan memastikan bahwa para pengungsi dapat kembali ke rumah mereka dalam waktu yang aman.
Kebakaran hutan di Gyeongsang Utara, Korea Selatan, mengingatkan kita akan potensi besar dari bencana alam yang dapat terjadi dengan cepat dan menghancurkan. Selain kerugian materiil, korban jiwa yang jatuh dan luka-luka yang dialami oleh warga menambah kesedihan akibat kebakaran ini.
Pemerintah Korea Selatan kini bekerja keras untuk membantu para korban, memadamkan api, dan mengembalikan keadaan normal di wilayah yang terdampak.
Semoga, bencana seperti ini dapat menjadi pelajaran penting bagi pengelolaan hutan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam di masa depan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















