Kecelakaan Beruntun Melibatkan 5 Kendaraan di Pantura Indramayu, Tidak Ada Korban Jiwa

BOGORTODAY.COM Kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, Kamis (27/3/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Diduga, aktivitas putar arah menjadi pemicu utama terjadinya tabrakan tersebut, yang sempat menyebabkan kemacetan di ruas Arteri Pantura.

Menurut saksi mata, Luwih Jaya (50), kecelakaan bermula ketika sebuah mobil putih yang melaju dari arah Cirebon hendak berputar arah di putaran balik yang berada di lokasi kejadian.

Mobil putih tersebut kemudian ditabrak dari belakang oleh sebuah mobil kontainer sumbu tiga, yang menyebabkan terjadinya tabrakan beruntun dengan kendaraan-kendaraan lain yang berada di belakangnya.

BACA JUGA :  Benarkah Minum Air Putih Dapat Mengurangi Risiko Kecemasan? Ini Penjelasannya

“Saya awalnya dapat informasi dari teman kalau ada kecelakaan, kemudian saya langsung ke sini. Yang terlibat kecelakaan total ada lima mobil dari arah Cirebon menuju Jakarta,” ujar Luwih Jaya.

Luwih Jaya mengaku tidak mengetahui secara pasti kronologi kejadian, namun ia memperkirakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

“Kalau kejadian pastinya saya nggak tahu, kecelakaan terjadi sekitar jam 14.00 WIB. Kalau korban nggak ada, paling ada juga cuma luka ringan aja,” kata dia.

Meskipun kecelakaan ini cukup serius, Luwih Jaya menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya ada beberapa korban yang mengalami luka ringan.

BACA JUGA :  Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Tuan Rumah Diunggulkan Raih Kemenangan di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai detail lebih lanjut tentang kecelakaan ini.

Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan kemacetan panjang di ruas Arteri Pantura Indramayu, namun setelah kendaraan yang terlibat kecelakaan dievakuasi, arus lalu lintas mulai kembali normal.

Polisi diperkirakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kecelakaan, terutama terkait aktivitas putar arah yang diduga menjadi faktor pemicu.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================