BOGORTODAY.COM – Kebakaran hebat terjadi di sebuah bengkel sepeda motor di Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Sabtu (29/3/2025) sore.
Insiden tragis ini mengakibatkan dua korban tewas, yaitu seorang ibu bernama Yula Tiara Pasaribu (25 tahun) dan anak laki-lakinya yang masih balita, Julius Simanjuntak (1,5 tahun). Keduanya terjebak di dalam bengkel saat api melahap bagian depan bangunan.
Kebakaran bermula ketika pemilik bengkel, Ferdi Simanjuntak, sedang melayani pelanggan. Pada saat itu, Ferdi menuangkan bensin eceran ke dalam tangki sepeda motor yang sedang ditambal.
Diduga, tumpahan bensin tersebut memicu kobaran api yang langsung menyambar api tambal ban. Api dengan cepat membesar dan menyambar sepeda motor di dekatnya, yang kemudian merambat ke bagian depan bangunan hingga menyebabkan atap bengkel ambruk.
Saat kejadian, Yula Tiara Pasaribu dan anaknya, Julius, sedang tertidur di ruang tengah bengkel. Karena kebakaran yang terjadi sangat cepat, keduanya tidak sempat menyelamatkan diri.
Ketika petugas pemadam kebakaran (damkar) tiba di lokasi, kedua korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka bakar hingga 30 persen.
Penanganan Kebakaran dan Upaya Pemadaman
Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Cisoka dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas damkar bekerja keras selama satu jam untuk mengendalikan kobaran api yang sangat cepat berkembang.
“Kebakaran ini terjadi sangat cepat sehingga sulit bagi korban untuk menyelamatkan diri,” ungkap Komandan Regu Damkar Pos Cisoka, Wadiana, di lokasi kejadian.
Setelah api berhasil dipadamkan, kedua jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Balaraja untuk diautopsi. Kondisi jenazah korban sangat mengenaskan akibat luka bakar yang parah.
Proses Penyidikan dan Investigasi
Polresta Tangerang masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran yang mengakibatkan tragedi ini.
Hingga kini, penyidik mendalami apakah kebakaran tersebut disebabkan oleh kelalaian atau faktor lain. Proses autopsi kedua jenazah korban juga dilakukan untuk memastikan penyebab kematian.
Peringatan akan Bahaya Kebakaran
Insiden ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan potensi bahaya kebakaran, terutama yang melibatkan bahan mudah terbakar seperti bensin.
Pihak berwenang mengimbau agar selalu berhati-hati dalam menangani bahan bakar dan pastikan bahwa prosedur keselamatan diterapkan dengan benar, terutama di bengkel atau tempat yang melibatkan bahan berisiko tinggi.
Semoga tragedi ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan yang begitu berat.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















