
Biasanya, balon udara semacam itu dilengkapi dengan ribuan petasan yang membuatnya berbahaya jika terjatuh.
Kapolsek Jenangan menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab atas penerbangan balon udara tersebut.
“Menerbangkan balon udara tanpa awak itu sangat berbahaya. Ini bisa menyebabkan kebakaran yang membahayakan warga dan lingkungan. Kami masih mencari pelaku yang bertanggung jawab,” tegas Amrih.
Kejadian ini mengingatkan kita akan bahaya dari balon udara tanpa awak, yang sering kali terbang dengan membawa ribuan petasan.
Keberadaannya yang bisa jatuh secara tak terduga dan menimbulkan api merupakan ancaman besar, terlebih di daerah yang padat penduduk atau dekat dengan pemukiman warga.
Meskipun banyak yang menganggapnya sebagai tradisi atau hiburan, balon udara semacam ini dapat menimbulkan kerugian material dan bahkan ancaman keselamatan jiwa.
Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat berhati-hati dan menghindari penerbangan balon udara tanpa izin.
Pemerintah daerah juga diminta untuk lebih tegas dalam menanggulangi kegiatan ini, demi keselamatan bersama.
“Kami harap masyarakat bisa lebih peduli dan berhati-hati. Jangan sampai ada kejadian serupa yang menimbulkan korban jiwa,” pungkas Kapolsek Amrih.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















