
Tim SAR gabungan pun melakukan pencarian di sekitar Pantai Karangpakis, termasuk pemantauan udara menggunakan drone. Namun, hingga saat ini, belum ada tanda-tanda keberadaan Wahyumi.
“Kami sudah melakukan penyisiran di tepian pantai dan juga memantau dari udara, namun sampai sekarang, kami belum menemukan korban,” jelas Abdullah.
Pencarian sempat dihentikan sementara pada sore hari karena kondisi cuaca yang sudah gelap. Tim SAR gabungan akan melanjutkan operasi pencarian pada Senin pagi (7/4/2025).
Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya ombak besar yang dapat datang secara tiba-tiba, terutama di pantai-pantai yang memiliki arus kuat.
Basarnas Cilacap mengimbau kepada wisatawan untuk selalu berhati-hati dan tidak bermain terlalu jauh dari bibir pantai, terutama saat ombak besar datang.
Dengan upaya pencarian yang terus dilakukan, pihak berwenang berharap dapat segera menemukan Wahyumi dan membawa kabar baik bagi keluarga korban.
Operasi SAR akan dilanjutkan pada pagi hari, dan pihak terkait terus memantau perkembangan situasi di lokasi kejadian.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















