
BOGORTODAY.COM – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menangani secara serius dan mendetail dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi saat momentum Lebaran, khususnya terkait pemotongan dana kompensasi untuk sopir angkot di jalur Puncak.
Sastra menegaskan pentingnya pengusutan terhadap dugaan keterlibatan Kepala Desa (Kades) dan kemungkinan adanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam kasus tersebut.
“Jangan sampai nanti ada dari ASN kita yang dianggap kurang baik,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (8/4/2025).
Menurutnya, pemeriksaan secara menyeluruh diperlukan guna mengungkap kronologi dan kebenaran di balik kasus dugaan pemerasan oleh oknum aparat.
“Supaya jelas, terang seperti apa kronologinya dan tidak ada yang dirugikan,” kata Sastra.
Ia juga menyatakan dukungannya terhadap langkah tegas yang telah diambil oleh Pemda dalam menangani permasalahan tersebut.
“Kemarin sudah disampaikan oleh Pak Bupati bahwa akan dicek lagi, akan dikroscek kebenarannya seperti apa,” pungkasnya. ***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















