Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara

BOGORTODAY.COM Gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara pada Rabu (9/4/2025) pukul 02.25 WIB.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa ini tidak berpotensi menyebabkan tsunami.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa terjadi pada kedalaman 10 kilometer dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 118 kilometer barat laut Tahuna. Titik koordinat pusat gempa tercatat pada 4.61 Lintang Utara dan 125.12 Bujur Timur.

Gempa (UPDATE) Mag:5.0, 09-Apr-25 02:25:56 WIB, Lok: 4.61 LU, 125.12 BT (Pusat gempa berada di laut 118 km barat laut Tahuna, Kep. Sangihe), Kedlmn: 10 Km Dirasakan (MMI) III Tahuna,” tulis BMKG dalam keterangan resminya yang dikutip Rabu (9/4/2025).

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Cetak Sejarah, Rapat Paripurna HJB ke-544 Digelar di Pelosok Kabupaten Bogor

Dampak dan Kewaspadaan

BMKG juga menginformasikan bahwa gempa dirasakan di wilayah Tahuna dengan intensitas MMI (Modified Mercalli Intensity) III. Meskipun getaran cukup terasa, pihak BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

BMKG juga mengingatkan bahwa informasi yang diberikan saat ini mengutamakan kecepatan, sehingga data yang diterima masih dapat berubah seiring dengan kelengkapan informasi yang lebih lanjut.

“Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” jelas BMKG dalam keterangan resminya.

BACA JUGA :  Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Indonesia

Peringatan untuk Warga

Meskipun gempa ini tidak berpotensi tsunami, BMKG tetap menyarankan agar warga di daerah sekitar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga diminta untuk tetap mengikuti informasi terkini yang disampaikan oleh BMKG dan pihak berwenang terkait.

Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan yang signifikan atau korban jiwa akibat gempa ini, namun pihak berwenang terus melakukan pemantauan dan evaluasi lebih lanjut terhadap situasi di lapangan.***

 

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================