
Cibinong, BogorToday.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat fraksi Golkar, Samsul Hidayat menyesalkan adanya insiden penahanan jenazah berinisial NL yang dilakukan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi, kabupaten Bogor yang terjadi beberapa hari lalu.
Bahkan, ia meminta Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Jaro Ade segera melakukan pemanggilan secara langsung agar hal tersebut tidak terulang kembali.
Insiden penahanan pasien yang sudah meninggal dunia itu pertama kali diunggah oleh pegiat sosial media, Bro Ron alias Ronald A Sinaga.
Dalam unggahan akun instagramnya, pasien tersebut tak diizinkan pulang lantaran keluarga tak sanggup membayar administrasi yang telah ditentukan pihak rumah sakit.
Menanggapi hal itu, Samsul Hidayat mengaku ironis dengan apa yang dilakukan pihak RSUD Ciawi tersebut. Ia menyebutkan seharusnya hal itu tidak terjadi di Kabupaten Bogor. Apalagi pasien sudah dinyatakan meninggal dunia.
“Saya dalam kapasitas sebagai anggota DPRD Jawa Barat menyesalkan sikap beberapa direksi rumah sakit umum. Utamanya di kabupaten Bogor yang pernah kejadian menahan pasien atau jenazah karena belum bayar. Tidak boleh terjadi lagi itu,”kata Samsul Hidayat, Rabu (9/4/2025).
Menurutnya, dengan kejadian hal itu pihak RS seolah-olah tidak mempercayai seorang pasien. Padahal sudah jelas bertempat tinggal di Kabupaten Bogor.
“Kan jelas setiap penduduk dan rumahnya di Bogor ada pemerintahan Desa dan kecamatanya. Kan RSUD bisa melakukan mitigasi. RSUD ini sebuah lembaga BUMD kesehatan atau rumah sakit tetapi bersifat sosial. Jangan mengedepankan bisnisnya tetapi sosialnya dahulu lah,”katanya.
Jika hal itu mengacu pada bisnis kata dia, apa bedanya dengan rumah sakit swasta dan milik pemerintah jika bukan mengutamakan sisi sosial untuk masyarakat.
“Apa bedanya kalau begitu RSUD dengan RS swasta. Harus ada perbedaan. Memang masyarakat mempunyai kewajiban misalkan ada program BPJS tetapikan sakit tidak menunggu BPJS dilunasi. Dia tidak melunasi tentu ada sebabnya bukan karena lalai, mungkin karena tidak memiliki uang atau tidak memiliki pekerjaan. Ini harus menjadi perhatian,”ujar Samsul.
Samsul Hidayat juga mengaku, akan menindaklanjuti hal ini kepada Bupat Bogor. Agar menjadi perhatian dan segera diberikan teguran kepada pihak rumah sakit tersebut.
“Saya kapasitas sebagai anggota DPRD provinsi Jawa Barat tetap menghormati otoritas keberadaan Pemkab Bogor. Saya hanya menghimbau saja kepada Bupati dan jajarannya agar melakukan pemanggilan dan peneguran, agar memperbaiki seluruh RSUD di Kabupaten Bogor terus profesional supaya lebih peduli melayani,”harapnya.
(Ham)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















