
Akhirnya, setelah 3,5 jam, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB. Proses pendinginan langsung dilakukan agar tidak ada titik api yang tersisa dan berpotensi menyala kembali.
Petugas: Banyak Material Mudah Terbakar Hambat Pemadaman
Kepala UPT Diskar PB Wilayah Selatan, Asep Mulyono, menjelaskan bahwa pihaknya mendapat laporan pukul 23.53 WIB. Saat tim pertama tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi besar.
“Jumlah armada langsung kami tambah hingga 14 unit karena material kayu membuat api cepat membesar. Selain itu, air harus kami ambil dari Supratman yang jaraknya cukup jauh,” kata Asep.
Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Pihak pemadam kebakaran akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Penyebabnya masih dalam proses penyelidikan. Jadi kami belum bisa memberikan kesimpulan,” ujar Asep.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah preventif untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang, mengingat tingginya potensi kebakaran di kawasan padat material mudah terbakar seperti ini.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















