BOGORTODAY.COM – Kecelakaan tragis menimpa pasangan suami istri (pasutri) berinisial DSA (29) dan RHM (27), warga Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Keduanya meninggal dunia di tempat setelah ditabrak mobil boks di Jalan Dekso-Kebonagung, pada Jumat (11/4/2025) pagi.
Kasi Humas Polres Kulonprogo Iptu Sarjoko membenarkan peristiwa naas tersebut.
“Korban ada dua orang, meninggal di lokasi kejadian usai tertabrak mobil boks,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (11/4/2025).
Menurut keterangan pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika DSA mengendarai sepeda motor Honda Beat, membonceng istrinya RHM, melaju dari arah timur menuju wilayah Dekso.
Di saat bersamaan, dari arah berlawanan datang sebuah mobil boks yang dikemudikan MS (25), warga Berbah, Sleman.
Tanpa diduga, kendaraan boks tersebut oleng ke kanan dan melintasi marka jalan. Akibatnya, tabrakan pun tidak bisa dihindari karena jarak yang sudah sangat dekat.
“Truk boks oleng ke kanan dan berjalan melebihi marka jalan. Karena jaraknya sudah dekat, kecelakaan tidak bisa dihindari,” ungkap Sarjoko.
Setelah menabrak pasutri tersebut, mobil boks tidak berhenti melainkan terus melaju dan menabrak bangunan di sisi selatan jalan. Benturan keras membuat sebagian atap bangunan ambruk dan menimpa mobil.
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Kulonprogo masih menangani kasus ini. Kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah diamankan sebagai barang bukti di Mapolres Kulonprogo.
“Untuk penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan. Sopir mobil masih diperiksa secara intensif,” tambah Sarjoko.
Sementara itu, jasad kedua korban telah dievakuasi dari lokasi dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas tragis yang melibatkan kendaraan besar di wilayah perbukitan Kulonprogo.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, terutama pengendara kendaraan besar seperti truk dan mobil boks, agar lebih berhati-hati, terutama di jalur-jalur rawan dengan tikungan tajam atau medan yang menurun.
“Kami imbau agar sopir tetap waspada, menjaga kecepatan, dan tidak memaksakan kondisi kendaraan yang tidak laik jalan,” tutup Sarjoko.
Hingga saat ini, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan serta memastikan apakah ada kelalaian dari pihak pengemudi mobil boks yang menjadi faktor utama insiden ini.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















